Pengaruh Inisiasi Menyusui Dini (IMD) Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di UPTD Puskesmas Peunaron Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur

Authors

  • Nyayu Nila Sari Universitas prima indonesia
  • Isra Maulida Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Eka Yanti Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Ulfa Mahrani Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Putri Salsabila Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55541/emj.v9i1.412

Keywords:

Deteksi Dini, Penghasilan, Anak, Nifas

Abstract

IMD bermanfaat bagi ibu karena dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasca persalinan. Dalam 1 jam kehidupan pertama bayi dilahirkan ke dunia, bayi dipastikan untuk mendapatkan kesempatan melakukan IMD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Inisiasi Menyusui Dini (IMD) terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di UPTD Puskesmas Peunaron, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan survey analitik dengan pendekatan case control Case (kasus). Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan sample yaitu menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pemberian Asi Eksklusif (sig = 0,011< α=0,05). Nilai Odds ratio yang dihasilkan sebesar 4,359 artinya bahwa ibu yang dilakukan Inisiasi Menyusu Dini memiliki peluang memberikan ASI Ekslusif 4,359 kali lebih besar dibandingkan ibu yang tidak melakukan Inisiasi Menyusu Dini. Kesimpulan diperoleh bahwa inisiasi menyusu dini (IMD) berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi . Saran bagi ibu menyusu agar aktif mencari informasi terkait pemberian ASI Eksklusif pada bayi.

References

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2020.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta; 2022.

World Health Organization. Exclusive breastfeeding for optimal growth. Geneva: WHO; 2023.

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.

UNICEF. Breastfeeding practices report. New York: UNICEF; 2023.

Rahmawati D, et al. Hubungan IMD dengan ASI eksklusif. Jurnal Kebidanan Indonesia. 2024;15(2):45–52.

Sari M, et al. Faktor yang mempengaruhi ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan. 2021;12(1):10–18.

Putri A, et al. Peran tenaga kesehatan dalam IMD. Jurnal Keperawatan. 2022;14(3):120–128.

Dewi R, et al. Determinan ASI eksklusif di Indonesia. Jurnal Gizi. 2020;9(2):55–63.

Lestari W, et al. Early breastfeeding initiation impact. Jurnal Maternal. 2023;8(1):33–40.

Hidayati N, et al. Dukungan keluarga terhadap ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;17(2):89–97.

Pratiwi D, et al. IMD dan keberhasilan menyusui. Jurnal Bidan. 2021;7(1):21–29.

Yanti E, et al. Breastfeeding success factors. Jurnal Nursing. 2020;5(2):66–73.

Astuti S, et al. Exclusive breastfeeding determinants. Jurnal Public Health. 2024;19(1):15–22.

Kemenkes RI. Pedoman IMD dan ASI Eksklusif. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.

Downloads

Published

2026-04-30