Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025

Authors

  • Rahmi Larasati Sekolah Tinggu Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Febriana Sari Sekolah Tinggu Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

DOI:

https://doi.org/10.55541/emj.v8i2.366

Keywords:

Nifas, Personal Hygiene, Luka Perineum, Sepsis Puerperalis, Skor REEDA

Abstract

Latar Belakang: Sepsis puerperalis tetap menjadi kontributor utama kematian ibu, yang sering kali dipicu oleh kegagalan manajemen luka perineum pada fase nifas dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum dalam mencegah komplikasi infeksi. Metode: yang digunakan adalah studi kasus deskriptif observasional dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney pada seorang ibu nifas 6 jam postpartum di Klinik Rizky, Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan observasi klinis menggunakan skala REEDA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi edukasi terstruktur dan manajemen nyeri efektif meningkatkan kemandirian subjek dalam perawatan mandiri, yang dibuktikan dengan capaian skor REEDA minimal (skor 1) pada akhir observasi. Integrasi antara kualitas pelayanan bidan dan fasilitas sanitasi yang adekuat terbukti memitigasi risiko infeksi serta mempercepat mobilisasi dini. Kesimpulan: Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa asuhan nifas dini yang integratif pada periode immediate postpartum merupakan strategi preventif krusial dalam menekan morbiditas maternal. Temuan ini merekomendasikan standardisasi protokol asuhan nifas berbasis kemandirian pasien di fasilitas kesehatan primer.

References

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2024: Transformasi Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Rokhmah, L. N., & Setyowati, S. (2024). Analisis Determinan Kematian Maternal Akibat Sepsis di Rumah Sakit Rujukan: Studi Retrospektif. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 22-34.

Handayani, S., & Prawesty, D. (2024). Analisis Implementasi Standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada Pelayanan Persalinan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia (JAKI), 12(1), 88-102.

Wahyuni, S., & Lestari, P. I. (2024). Analisis Risiko Infeksi pada Masa Nifas Dini (Early Postpartum) Berdasarkan Integritas Jaringan Perineum. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 12-

Rahayu, D. T., & Yunarsih, Y. (2024). Pemberdayaan Ibu Nifas melalui Edukasi Perawatan Mandiri dalam Meningkatkan Kualitas Hidup dan Pencegahan Komplikasi Pascapersalinan. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 88–

Saputri, N. E., & Kurniawati, D (2024). Pengaruh Kualitas Edukasi Discharge Planning terhadap Kemandirian Ibu Nifas dalam Perawatan Luka Perineum di Fasilitas

Pratami, E., & Syafira, D. (2023). Dinamika Granulasi Jaringan pada Luka Perineum: Dampak Nutrisi dan Higienitas Fase Early Postpartum. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 160–172.

Wahyuni, T., & Astuti, E. P. (2024). Disparitas Implementasi Protokol Pencegahan Infeksi Masa Nifas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Wilayah Urban dan Rural. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia (JAKI), 12(1), 112–125.

Utami, S., & Rahmawati, D. (2024). Reliabilitas dan Validitas Skala REEDA dalam Menilai Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Pelayanan Kesehatan Primer. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 112–124.

Sulistiyowati, A., & Kusuma, D. (2024). Pengaruh Edukasi Terstruktur 6 Jam Pertama Postpartum terhadap Kemandirian Ibu dalam Perawatan Luka Perineum. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 132–145.

Rahayu, S., & Kurniawati, T. (2024). Aplikasi Teori Self-Care Dorothea Orem dalam Meningkatkan Kemandirian Ibu Postpartum Melakukan Perawatan Luka Perineum. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 150–162.

Ningsih, F. E., & Utami, P. (2023). Kontribusi Dukungan Keluarga dan Tenaga Kesehatan sebagai Faktor Penguat dalam Praktik Personal Hygiene Ibu Pascapersalinan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 225–238

(13) Kurniawati, D. 238.

(2024). Pengaruh Kualitas Edukas1i 3. Kurniawati, D., & Fitriana, E. (2023). Evaluasi Protokol Higiene Perineum Terhadap Ketiadaan Indikator Klinis Infeksi pada Ibu Pascapersalinan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 245–258.

Sulastri, E., & Anggraini, D. (2024). Relevansi Manajemen Asuhan Kebidanan Tujuh Langkah Varney terhadap Kualitas Pelayanan Maternal di Fasilitas Kesehatan Primer. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan 'Aisyiyah, 20(1), 210–223.

Downloads

Published

2025-10-20